Inisiatif Urban Jakarta 2026

Dari Komunitas Menjadi
Platform Intelijen Urban

Membangun Jakarta sebagai kota global berkelanjutan melalui riset, kolaborasi, dan literasi urban.

12+
Kajian Diterbitkan
5+
Forum Diskusi
3K+
Komunitas Urban

Apa Kata Para Ahli Urban

Jakarta Study Club telah menjadi rujukan kebijakan dan referensi akademis bagi berbagai pemangku kepentingan kota.

"Kajian TOD yang dihasilkan Jakarta Study Club benar-benar menjadi landasan argumentasi kami dalam penyusunan Perda Tata Ruang. Pendekatan berbasis data dan perspektif multidisiplin mereka sangat berharga."

AB
Dr. Ahmad Basri
Pakar Perencanaan Kota, Universitas Indonesia

"Rekomendasi kebijakan dari laporan Revitalisasi Ruang Publik JSC langsung kami adopsi dalam program kerja Dinas Tata Kota. Mereka menyajikan data lapangan dengan sangat komprehensif dan aktual."

SR
Siti Rahayu, S.T., M.Sc.
Kepala Bidang Perencanaan, Dinas CKTRP DKI

"Jakarta Study Club adalah salah satu think tank urban muda paling menjanjikan di Asia Tenggara. Forum diskusi mereka menghasilkan wacana yang substantif dan solutif bagi Jakarta sebagai kota global."

PW
Prof. Putu Wibawa
Urban Governance Researcher, ITB

Menjadi Pusat Pemikiran Urban Terdepan di Asia

Jakarta Study Club hadir sebagai platform intelektual yang mengintegrasikan riset empiris, kebijakan berbasis bukti, dan partisipasi warga untuk mewujudkan Jakarta yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing global.

"Jakarta bukan hanya ibu kota — ia adalah cermin ambisi dan komitmen Indonesia kepada dunia."

Inisiatif Yayasan Jakarta Four Khatulistiwa

Jakarta Study Club merupakan program riset dan advokasi dari Yayasan Jakarta Four Khatulistiwa — sebuah yayasan nirlaba yang berkomitmen pada pembangunan Jakarta yang berpusat pada manusia.

🏛️
Status Hukum

Yayasan Terdaftar — Akta Notaris & Kemenkumham RI

📍
Wilayah Kerja

DKI Jakarta & Kawasan Metropolitan Jabodetabek

🤝
Mitra Strategis

Pemerintah Daerah, Akademisi, Sektor Swasta & Masyarakat Sipil

🌐
Jaringan Global

Terhubung dengan Urban Policy Network Asia-Pacific

Landasan Kerja Jakarta Study Club

Setiap inisiatif yang kami jalankan berpijak pada tiga pilar utama yang saling menguatkan demi kemajuan Jakarta.

👥
Pilar 01

People Development

Membangun kapasitas pemimpin urban muda Jakarta melalui pendidikan kebijakan, program mentoring, dan pertukaran pengetahuan lintas sektor. Kami percaya perubahan kota dimulai dari manusianya.

🏙️
Pilar 02

Urban Development Contribution

Menghasilkan kajian, policy brief, dan rekomendasi berbasis data untuk mendukung pengambilan kebijakan kota yang inklusif, efisien, dan berorientasi masa depan — dari tata ruang hingga mobilitas urban.

🌏
Pilar 03

Global City Positioning

Memposisikan Jakarta dalam diskursus kota global dengan menghubungkan perspektif lokal ke jaringan pemikiran urban internasional dan standar praktik terbaik kota-kota dunia kelas pertama.

Policy Brief & White Paper Terbaru

Temuan riset kami tersedia untuk umum sebagai kontribusi nyata terhadap pembangunan Jakarta yang berbasis pengetahuan.

🚇 2026
Mobilitas Urban

Kajian TOD 2026: Transit-Oriented Development di Koridor MRT Jakarta

Analisis mendalam pemanfaatan kawasan di 13 stasiun MRT Fase 1 dan rekomendasi pengembangan berorientasi transit untuk koridor Lebak Bulus–Bundaran HI.

📄 64 halaman Maret 2026
⬇ Download / Baca Selengkapnya
🌳 2025
Ruang Publik

Revitalisasi Ruang Publik Jakarta: Dari Taman Kota ke Ruang Sosial

Pemetaan 214 taman dan ruang terbuka hijau di Jakarta — evaluasi kualitas, aksesibilitas, dan rekomendasi revitalisasi berbasis kebutuhan komunitas warga.

📄 48 halaman November 2025
⬇ Download / Baca Selengkapnya
🏘️ 2025
Perumahan & Permukiman

Kampung Kota 2045: Strategi Inklusif Peremajaan Permukiman

White paper tentang model peremajaan kampung kota yang menghormati kearifan lokal, mempertahankan heterogenitas sosial, dan mengintegrasikan infrastruktur modern secara berkelanjutan.

📄 72 halaman Agustus 2025
⬇ Download / Baca Selengkapnya

Area Fokus Jakarta Study Club

Kami beroperasi melalui empat jalur utama yang saling melengkapi dalam ekosistem riset dan advokasi urban Jakarta.

🔬

Kajian Urban

Riset empiris berbasis data lapangan mengenai isu tata kota, mobilitas, dan kebijakan publik Jakarta.

💬

Forum Diskusi

Ruang deliberasi multistakeholder antara akademisi, praktisi, pemerintah, dan warga kota.

🎓

Seminar & Workshop

Penguatan kapasitas urban literasi melalui program edukasi publik, webinar, dan short course kebijakan kota.

🏆

Penghargaan Urban

Apresiasi terhadap inovasi dan kontribusi nyata individu maupun institusi bagi pembangunan Jakarta berkelanjutan.

Mengenal Jakarta Lebih Dalam

Fakta, sejarah, dan data akurat tentang ruang-ruang ikonik Jakarta yang membentuk identitas ibu kota kita.

Taman Suropati, Jakarta Pusat 🌿 Taman Kota
Ruang Terbuka Hijau · Jakarta Pusat

Taman Suropati: Oase Kolonial di Jantung Menteng

Taman Suropati adalah salah satu taman tertua dan paling ikonik di Jakarta, terletak di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Taman ini dikenal sebagai ruang publik yang menampilkan seni patung dari lima negara ASEAN — simbol persahabatan lintas bangsa di tengah kota.

📊
Fakta Historis: Dibangun oleh Belanda pada 1920-an sebagai bagian dari perencanaan kawasan elite Menteng. Luas area ±16.322 m². Menampung 12 patung seniman ASEAN sejak 1993.
Baca Artikel →
Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta 🛣️ Jalan Utama
Infrastruktur Kota · Koridor Bisnis Utama

Jalan Jenderal Sudirman: Nadi Ekonomi Jakarta Modern

Jalan Jenderal Sudirman adalah artei utama kawasan Central Business District (CBD) Jakarta, membentang ±3,6 km dari Bundaran HI hingga Semanggi. Koridor ini menjadi simbol modernisasi Jakarta dan rumah bagi gedung-gedung pencakar langit kelas dunia.

📊
Data Urban: Volume lalu lintas harian mencapai ±180.000 kendaraan (2024). Dilalui oleh jalur MRT, Transjakarta koridor 1, dan akan terintegrasi LRT dalam RTP 2030.
Baca Artikel →
Monumen Nasional (Monas), Jakarta 🏛️ Monumen
Warisan Budaya · Simbol Nasional

Monas: Puncak Emas Kedaulatan Indonesia di Pusat Kota

Monumen Nasional (Monas) adalah ikon paling dikenal Jakarta — sebuah obelisk setinggi 132 meter yang mahkotanya dilapisi 35 kilogram emas murni. Monas berdiri di tengah kawasan Medan Merdeka seluas ±80 hektar, menjadi pusat gravitasi historis dan simbolik ibu kota.

📊
Fakta Arsitek: Dirancang oleh Friedrich Silaban dan R.M. Soedarsono. Pembangunan dimulai 1961, diresmikan 12 Juli 1975. Dikunjungi ±4 juta orang per tahun. Puncak dapat dicapai via lift berkapasitas 11 orang.
Baca Artikel →
Museum Fatahillah (Jakarta History Museum) 🏺 Museum
Warisan Sejarah · Kota Tua Jakarta

Museum Fatahillah: Menyimpan Memori Empat Abad Batavia

Museum Sejarah Jakarta — atau Museum Fatahillah — bertempat di bekas Balai Kota Batavia yang dibangun VOC pada 1707. Gedung ini menyimpan lebih dari 23.500 artefak yang mendokumentasikan perjalanan Jakarta dari kota pelabuhan Sunda Kelapa hingga metropolis modern.

📊
Data Koleksi: 23.500+ artefak, termasuk kanon Si Jagur, mebel kolonial, dan peta kuno Batavia abad ke-17. Bangunan berusia ±317 tahun ini ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional.
Baca Artikel →
1 / 4

Program Kerja Sepanjang Tahun

Dari inisiasi ide hingga evaluasi dampak — perjalanan program Jakarta Study Club tahun 2026 secara runtut dan terencana.

Q1 — Jan–Mar 2026

Ideasi & Pembentukan

Kick-off organisasi, rekrutmen tim riset, penyusunan agenda kajian prioritas, dan penandatanganan MoU dengan mitra akademis.

Quick Win: Jak Kalcer Forum Perdana
Q1
Q2
Q2 — Apr–Jun 2026

Riset & Produksi Kajian

Pelaksanaan kajian lapangan, penyelenggaraan 2 forum diskusi tematik, dan penerbitan policy brief pertama tahun 2026.

Quick Win: HUT Jakarta — Urban Fest
Q3 — Jul–Sep 2026

Advokasi & Diseminasi

Seminar publik berskala nasional, presentasi rekomendasi kebijakan kepada pemerintah daerah, dan kampanye literasi urban digital.

Q3
Q4
Q4 — Okt–Des 2026

Evaluasi & Penghargaan

Evaluasi dampak program tahunan, pemberian Penghargaan Kontribusi Urban Jakarta, penyusunan laporan tahunan, dan perencanaan 2027.

Quick Win: Jakarta Urban Awards Night

Tim Kepemimpinan Jakarta Study Club

Digerakkan oleh para profesional dan akademisi yang berdedikasi pada kemajuan urban Jakarta.

Dewan Pembina
DP
Dewan Pembina
Sabri Saiman
Dewan Pengawas
RW
Dewan Pengawas
Kris Budiharjo
Dewan Pengurus
DE
Ketua Dewan Pengurus
Hotman Auditua
Anggota Dewan Pengurus
DR
Wakil Ketua
Richie Ardi Putra
DK
Sekertaris
Ricci
DP
Bendahara
Yudhi

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Temukan jawaban atas pertanyaan umum seputar Jakarta Study Club, program kami, dan cara bergabung atau berkolaborasi.

Hubungi Kami
Jakarta Study Club adalah sebuah platform riset dan advokasi urban yang berfokus pada studi kebijakan kota Jakarta. Kami merupakan inisiatif dari Yayasan Jakarta Four Khatulistiwa yang berkomitmen menghasilkan kajian berkualitas tinggi untuk mendukung pembangunan Jakarta sebagai kota global berkelanjutan.
Anda dapat bergabung dengan mendaftarkan diri melalui formulir newsletter kami di bagian bawah halaman ini, atau menghubungi kami langsung via email. Kami menyambut akademisi, praktisi, mahasiswa, pegiat kebijakan, dan siapa pun yang peduli terhadap masa depan kota Jakarta.
Ya! Seluruh policy brief dan white paper yang kami terbitkan dapat diunduh secara gratis sebagai kontribusi kami untuk publik. Untuk mendapatkan akses eksklusif ke laporan riset mendalam dan whitepaper terbaru, Anda dapat berlangganan newsletter kami.
Kami terbuka untuk kolaborasi riset bersama, co-hosting forum diskusi, menjadi mitra penyelenggara seminar, dan kerja sama program advokasi kebijakan. Silakan hubungi Deputi Kemitraan kami melalui tombol "Kolaborasi" di navbar atau isi formulir kontak.
"Jak Kalcer" adalah forum diskusi santai namun substantif yang kami selenggarakan secara berkala, membahas isu-isu budaya dan urban Jakarta dari sudut pandang segar. Forum ini terbuka untuk umum dan tidak berbayar. Pantau pengumuman via newsletter dan media sosial kami untuk jadwal terbaru.
Tahun 2026, tema besar kajian kami adalah "Jakarta Pasca IKN" — bagaimana Jakarta bertransformasi setelah tidak lagi menjadi ibu kota negara. Subtema meliputi: reposisi ekonomi Jakarta, revitalisasi kawasan historis, strategi TOD, dan peran Jakarta dalam jaringan metropolitan global.