Inisiatif Urban Jakarta 2026

Dari Jati diri budaya dan pesona modern
Jakarta ke panggung dunia

Membangun Jakarta sebagai kota global berkelanjutan melalui riset, kolaborasi, dan literasi urban.

12+
Kajian Diterbitkan
5+
Forum Diskusi
3K+
Komunitas Urban
Jakarta Study Club · Edisi 5 Abad

5 Abad Jakarta
Lima Era, Satu Kota.

Perjalanan visual dari pelabuhan kecil di muara Ciliwung hingga metropolitan global — menuju puncaknya, 22 Juni 2027.

Hitung Mundur · HUD/00.01 Menuju 22 Juni 2027
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
SYS · JKT-1527 → JKT-2027 Live · Real-Time Sync WIB · UTC+07

Garis Waktu Interaktif

Arahkan kursor pada setiap simpul untuk melihat babak — sentuh di perangkat seluler.

1527 — 1619 Akar Pelabuhan
1619 — 1799 Tata Kota Kolonial
1800 — 1945 Ekspansi Urban
1945 — 1998 Era Metropolitan
1999 — 2027 Menuju Kota Global
Gunakan kursor atau tab ↹ untuk menelusuri era. Ikuti Diskusi 5 Abad
Warisan Nama Tempat

Toponimi Jakarta Awards

Di balik setiap nama kawasan Jakarta tersimpan lapisan sejarah, ekologi, dan ingatan kolektif yang menunggu untuk dirayakan.

Nominasi Toponimi 2026
🏛️ Jakarta Pusat

Kebon Sirih

Dari Kebun Tanaman · Piper betle

Jauh sebelum menjadi pusat pemerintahan dan bisnis yang sibuk, kawasan ini adalah hamparan sirih yang luas. Tanaman sakral dalam tradisi Nusantara ini menjadi saksi bisu transisi tata ruang kolonial menuju jantung diplomasi ibu kota modern.

📍 Lihat di Google Maps
01
Hamparan daun sirih hijau — latar Kebon Sirih Jakarta
Kawasan Bersejarah
Kebon Sirih Jakarta Pusat · DKI Jakarta
Piper
betle
Tanaman Asal
Nominasi Toponimi 2026
🌳 Jakarta Selatan

Bintaro

Dari Nama Pohon · Cerbera manghas

Dinamakan dari Pohon Bintaro yang dahulu tumbuh subur di kawasan ini. Jejak botani masa lalu yang kini abadi menjadi nama salah satu kawasan paling bergengsi di selatan Jakarta — sebuah pengingat bahwa modernitas kota tumbuh di atas tapak alam yang kaya.

📍 Lihat di Google Maps
02
Pohon tropis berbuah merah — latar nama kawasan Bintaro
Kawasan Bersejarah
Bintaro Jakarta Selatan · DKI Jakarta
Cerbera
manghas
Tanaman Asal
Nominasi Toponimi 2026
🥥 Jakarta Utara

Kelapa Gading

Dari Varietas Kelapa · Cocos nucifera

Transformasi epik dari kawasan rawa pesisir yang dipenuhi pepohonan kelapa gading — varietas kelapa berwarna kuning keemasan — menjadi pusat gaya hidup dan komersial paling prestisius di utara ibu kota. Namanya mencerminkan keindahan alam yang dulu mendominasi lanskap.

📍 Lihat di Google Maps
03
Pohon kelapa di pesisir — latar kawasan Kelapa Gading Jakarta
Kawasan Bersejarah
Kelapa Gading Jakarta Utara · DKI Jakarta
Cocos
nucifera
Tanaman Asal
Nominasi Toponimi 2026
🍈 Jakarta Barat

Tanjung Duren

Tanjung + Kebun Buah · Durio zibethinus

"Tanjung" merujuk pada daratan yang menjorok ke perairan, dan "Duren" dari lebatnya kebun durian masa lampau di daratan tersebut. Kini berubah menjadi sentra kuliner yang tak pernah tidur, namanya tetap menyimpan petunjuk geografis dan botani yang kaya makna.

📍 Lihat di Google Maps
04
Buah-buahan tropis segar — latar kawasan Tanjung Duren Jakarta
Kawasan Bersejarah
Tanjung Duren Jakarta Barat · DKI Jakarta
Durio
zibethinus
Tanaman Asal

Legenda Kuliner Jakarta

Enam warung dan restoran ikonik yang telah menjadi saksi bisu sejarah Jakarta — kini dinominasikan untuk Penghargaan Warisan Kuliner Urban 2026.

Nominasi Penghargaan 2026
Berdiri sejak 1970
Legenda Kuliner Betawi

Asinan Betawi H. Mansyur Kamboja

Berawal dari jalanan Kamboja di kawasan Rawamangun, racikan H. Mansyur telah menjadi primadona kuliner Betawi sejak era 70-an. Paduan sayuran segar, siraman bumbu kacang kental yang legit, serta taburan kerupuk mi kuning renyah — menghadirkan harmoni rasa asam, manis, dan pedas yang melegenda melintasi generasi.

📍Rawamangun, Jakarta Timur
🥗Asinan Sayur • Kerupuk Mi
📍 Lihat di Google Maps
01
Suasana restoran Chinese klasik di Kota Tua Jakarta
1925Est. Batavia
Pasar Pagi Lama, Jakarta Barat
Nominasi Penghargaan 2026
Berdiri sejak 1932
Nuansa Klasik Indo Italia

Ragusa Es Italia

Berdiri megah di Jalan Veteran, Ragusa adalah es krim parlor tertua di Indonesia. Didirikan oleh dua bersaudara Ragusa dari Italia, gerai ini menyajikan gelato klasik dengan resep yang tidak berubah sejak zaman Hindia Belanda — perpaduan nostalgia dan cita rasa Eropa di tengah ibu kota.

📍Jalan Veteran I, Gambir
🍨Es Krim Italia · Spumoni
📍 Lihat di Google Maps
02
Es krim parlor klasik bergaya Italia
1932Est. Batavia
Jalan Veteran I, Gambir, Jakarta Pusat
Nominasi Penghargaan 2026
Berdiri sejak 1940
Restoran Betawi Jakarta

Soto Betawi H. Ma'ruf

Bermula dari pikulan hingga menetap di Gondangdia, H. Ma'ruf menjadi penjaga autentisitas Soto Betawi selama lebih dari delapan dekade. Kuah santan gurih, daging sapi empuk, dan topping lengkap — setiap mangkuk adalah warisan budaya Betawi yang harus dilestarikan.

📍Gondangdia, Menteng
🍲Soto Betawi · Emping
📍 Lihat di Google Maps
03
Semangkuk soto Betawi tradisional berkuah santan
1940Est. Batavia
Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat
Nominasi Penghargaan 2026
Berdiri sejak 1947
Chinese Peranakan

Restoran Trio

Saksi bisu era awal kemerdekaan di Gondangdia, Restoran Trio menyajikan masakan Chinese Peranakan yang merupakan perpaduan unik budaya Tionghoa dan Melayu. Meja kayu tua, kursi rotan, dan menu yang tak berubah menjadikannya portal waktu yang hidup di Jakarta modern.

📍Gondangdia, Menteng
🥘Chinese Peranakan · Cap Cay
📍 Lihat di Google Maps
04
Interior restoran Chinese Peranakan klasik bergaya vintage
1947Est. Jakarta
Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat
Nominasi Penghargaan 2026
Berdiri sejak 1958
Awal Kemerdekaan

Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih

Aroma rempah di area barat dalam Kebon Sirih sudah merasuk ke memory kolektif warga Jakarta selama lebih dari 65 tahun. Nasi goreng kambing di sini bukan sekadar makanan — ia adalah ritual malam yang menghubungkan generasi demi generasi penikmat kuliner jalanan ibu kota yang paling otentik.

📍Kebon Sirih, Jakarta Pusat
🍳Nasi Goreng · Kambing
📍 Lihat di Google Maps
05
Nasi goreng kambing tradisional dengan rempah-rempah khas Jakarta
1958Est. Jakarta
Kebon Sirih, Jakarta Pusat
Nominasi Penghargaan 2026
Berdiri sejak 1969
Restoran Padang Lawas

RM Padang Pondok Djaja

Terletak di Hasyim Ashari, RM Pondok Djaja telah menjadi destinasi rendang dan masakan Padang pilihan warga Jakarta sejak akhir dekade 60-an. Dengan sajian lauk berlimpah ala hidang Minang, restoran ini menjaga tradisi makan bersama yang menjadi inti filosofi kuliner Sumatera Barat.

📍Hasyim Ashari, Jakarta Pusat
🥩Rendang · Gulai · Sambal Hijau
📍 Lihat di Google Maps
06
Hidangan Padang lengkap dengan rendang dan lauk berlimpah
1969Est. Jakarta
Hasyim Ashari, Jakarta Pusat

Menjadi Pusat Pemikiran Urban Terdepan di Asia

Jakarta Study Club hadir sebagai platform intelektual yang mengintegrasikan riset empiris, kebijakan berbasis bukti, dan partisipasi warga untuk mewujudkan Jakarta yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing global.

"Jakarta bukan hanya ibu kota — ia adalah cermin ambisi dan komitmen Indonesia kepada dunia."

Inisiatif Yayasan Jakarta Four Khatulistiwa

Jakarta Study Club merupakan program riset dan advokasi dari Yayasan Jakarta Four Khatulistiwa — sebuah yayasan nirlaba yang berkomitmen pada pembangunan Jakarta yang berpusat pada manusia.

🏛️
Status Hukum

Yayasan Terdaftar — Akta Notaris & Kemenkumham RI

📍
Wilayah Kerja

DKI Jakarta & Kawasan Metropolitan Jabodetabek

🤝
Mitra Strategis

Pemerintah Daerah, Akademisi, Sektor Swasta & Masyarakat Sipil

🌐
Jaringan Global

Terhubung dengan Urban Policy Network Asia-Pacific

Landasan Kerja Jakarta Study Club

Setiap inisiatif yang kami jalankan berpijak pada tiga pilar utama yang saling menguatkan demi kemajuan Jakarta.

👥
Pilar 01

People Development

Membangun kapasitas pemimpin urban muda Jakarta melalui pendidikan kebijakan, program mentoring, dan pertukaran pengetahuan lintas sektor. Kami percaya perubahan kota dimulai dari manusianya.

🏙️
Pilar 02

Urban Development Contribution

Menghasilkan kajian, policy brief, dan rekomendasi berbasis data untuk mendukung pengambilan kebijakan kota yang inklusif, efisien, dan berorientasi masa depan — dari tata ruang hingga mobilitas urban.

🌏
Pilar 03

Global City Positioning

Memposisikan Jakarta dalam diskursus kota global dengan menghubungkan perspektif lokal ke jaringan pemikiran urban internasional dan standar praktik terbaik kota-kota dunia kelas pertama.

Area Fokus Jakarta Study Club

Kami beroperasi melalui empat jalur utama yang saling melengkapi dalam ekosistem riset dan advokasi urban Jakarta.

🔬

Kajian Urban

Riset empiris berbasis data lapangan mengenai isu tata kota, mobilitas, dan kebijakan publik Jakarta.

💬

Forum Diskusi

Ruang deliberasi multistakeholder antara akademisi, praktisi, pemerintah, dan warga kota.

🎓

Seminar & Workshop

Penguatan kapasitas urban literasi melalui program edukasi publik, webinar, dan short course kebijakan kota.

🏆

Penghargaan Urban

Apresiasi terhadap inovasi dan kontribusi nyata individu maupun institusi bagi pembangunan Jakarta berkelanjutan.

Apa Kata Para Ahli Tentang Jakarta

Jakarta Study Club telah menjadi rujukan kebijakan dan referensi akademis bagi berbagai pemangku kepentingan kota.

"Mengapresiasi ketersediaan transportasi umum Jakarta yang kini setara dengan kota-kota besar dunia, dengan cakupan layanan mencapai 88,2 persen wilayah."

DS
Djoko Setijowarno
Pengamat Transportasi MTI"
Baca tulisan

"Meyakini posisi Jakarta sebagai pusat ekonomi, bisnis, dan perdagangan tidak akan tergoyahkan meskipun status ibu kota negara dipindahkan ke IKN."

FF
Fithra Faisal Hastiadi
Ekonom UI
Baca tulisan

"Memuji pendekatan humanis Pemprov DKI Jakarta dalam merelokasi warga Kampung Bayam ke rusun, serta langkah tanggap darurat (gercep) dalam menangani banjir ibu kota."

NY
Nirwono Yoga
Tata Ruang & Penanganan Bencana
Baca tulisan

Mengenal Jakarta Lebih Dalam

Fakta, sejarah, dan data akurat tentang ruang-ruang ikonik Jakarta yang membentuk identitas ibu kota kita.

Kuliner Jakarta (Jakarta History Culinary) 🍜 Kuliner
Heritage · Kuliner Jakarta

Dapur Kota: Jejak Sejarah di Balik Enam Kuliner Legendaris Jakarta

Kuliner Jakarta bukan sekadar soal rasa, tapi juga tentang sejarah dan budaya. Dari asinan Betawi hingga nasi goreng Kebon Sirih, setiap hidangan menyimpan cerita tentang perjalanan kota ini dan pengaruh berbagai budaya yang membentuk identitas kulinernya.

📊
Data Koleksi: Enam kuliner legendaris Jakarta yang diulas dalam artikel ini adalah: Asinan Betawi, Ragusa Es Italia, H. Ma'ruf Nasi Goreng Kambing, Trio Roti Bakar, Nasi Goreng Kebon Sirih, dan RM Padang Pondok Djaja. Setiap kuliner memiliki sejarah unik yang mencerminkan keragaman budaya dan tradisi kuliner Jakarta.
Baca Artikel →
Kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara saat senja 🌴 Heritage Ekologi
Pembangunan & Akar Sejarah · Jakarta Utara

Kelapa Gading: Cerita Pohon di Balik Gemerlap Summarecon

Di balik gemerlap mall dan menara hunian Summarecon, Kelapa Gading menyimpan cerita yang lebih dalam dari sekadar kisah sukses properti. Namanya lahir dari alam — dari pohon kelapa berbuah kuning gading yang dulu memenuhi rawa kawasan ini.

📊
Fakta Historis: Nama Kelapa Gading berasal dari varietas Cocos nucifera var. ebunea — pohon kelapa berbatang sedang berbuah kuning gading yang dulu tumbuh melimpah di rawa dan kebun warga kawasan ini (Zaenuddin, 2012). Ditulis oleh Hotman Auditua, S.E., M.E., M.Si., BKP — Ketua Dewan Pengurus Jakarta Study Club.
Baca Artikel →
Taman Suropati, Jakarta Pusat 🌿 Taman Kota
Ruang Terbuka Hijau · Jakarta Pusat

Taman Suropati: Oase Kolonial di Jantung Menteng

Taman Suropati adalah salah satu taman tertua dan paling ikonik di Jakarta, terletak di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Taman ini dikenal sebagai ruang publik yang menampilkan seni patung dari lima negara ASEAN — simbol persahabatan lintas bangsa di tengah kota.

📊
Fakta Historis: Dibangun oleh Belanda pada 1920-an sebagai bagian dari perencanaan kawasan elite Menteng. Luas area ±16.322 m². Menampung 12 patung seniman ASEAN sejak 1993.
Baca Artikel →
Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta 🛣️ Jalan Utama
Infrastruktur Kota · Koridor Bisnis Utama

Jalan Jenderal Sudirman: Nadi Ekonomi Jakarta Modern

Jalan Jenderal Sudirman adalah artei utama kawasan Central Business District (CBD) Jakarta, membentang ±3,6 km dari Bundaran HI hingga Semanggi. Koridor ini menjadi simbol modernisasi Jakarta dan rumah bagi gedung-gedung pencakar langit kelas dunia.

📊
Data Urban: Volume lalu lintas harian mencapai ±180.000 kendaraan (2024). Dilalui oleh jalur MRT, Transjakarta koridor 1, dan akan terintegrasi LRT dalam RTP 2030.
Baca Artikel →
Museum Fatahillah (Jakarta History Museum) 🏺 Museum
Warisan Sejarah · Kota Tua Jakarta

Museum Fatahillah: Saksi Bisu Sejarah Batavia

Museum Sejarah Jakarta — atau Museum Fatahillah — bertempat di bekas Balai Kota Batavia yang dibangun VOC pada 1707. Gedung ini menyimpan lebih dari 23.500 artefak yang mendokumentasikan perjalanan Jakarta dari kota pelabuhan Sunda Kelapa hingga metropolis modern.

📊
Data Koleksi: 23.500+ artefak, termasuk kanon Si Jagur, mebel kolonial, dan peta kuno Batavia abad ke-17. Bangunan berusia ±317 tahun ini ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional.
Baca Artikel →
1 / 4

Jakarta Study Club

Struktur Organisasi

Tim kepemimpinan yang berdedikasi membangun ekosistem riset dan advokasi urban Jakarta yang berkelanjutan.

Dewan Pembina
Dewan Pembina Sabri Saiman
Dewan Pengawas
Dewan Pengawas Kris Budiharjo
Dewan Pengurus
Ketua Dewan Pengurus Hotman Auditua
Anggota Dewan Pengurus
Sekertaris Richie Ardi Putra
Bendahara Wahyudi Saiman
Anggota Ricci Satiri

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Temukan jawaban atas pertanyaan umum seputar Jakarta Study Club, program kami, dan cara bergabung atau berkolaborasi.

Hubungi Kami
Jakarta Study Club adalah sebuah platform riset dan advokasi urban yang berfokus pada studi kebijakan kota Jakarta. Kami merupakan inisiatif dari Yayasan Jakarta Four Khatulistiwa yang berkomitmen menghasilkan kajian berkualitas tinggi untuk mendukung pembangunan Jakarta sebagai kota global berkelanjutan.
Anda dapat bergabung dengan mendaftarkan diri melalui formulir newsletter kami di bagian bawah halaman ini, atau menghubungi kami langsung via email. Kami menyambut akademisi, praktisi, mahasiswa, pegiat kebijakan, dan siapa pun yang peduli terhadap masa depan kota Jakarta.
Ya! Seluruh policy brief dan white paper yang kami terbitkan dapat diunduh secara gratis sebagai kontribusi kami untuk publik. Untuk mendapatkan akses eksklusif ke laporan riset mendalam dan whitepaper terbaru, Anda dapat berlangganan newsletter kami.
Kami terbuka untuk kolaborasi riset bersama, co-hosting forum diskusi, menjadi mitra penyelenggara seminar, dan kerja sama program advokasi kebijakan. Silakan hubungi Deputi Kemitraan kami melalui tombol "Kolaborasi" di navbar atau isi formulir kontak.
"Jak Kalcer" adalah forum diskusi santai namun substantif yang kami selenggarakan secara berkala, membahas isu-isu budaya dan urban Jakarta dari sudut pandang segar. Forum ini terbuka untuk umum dan tidak berbayar. Pantau pengumuman via newsletter dan media sosial kami untuk jadwal terbaru.
Tahun 2026, tema besar kajian kami adalah "Jakarta Pasca IKN" — bagaimana Jakarta bertransformasi setelah tidak lagi menjadi ibu kota negara. Subtema meliputi: reposisi ekonomi Jakarta, revitalisasi kawasan historis, strategi TOD, dan peran Jakarta dalam jaringan metropolitan global.
Mari Berkolaborasi

Ambil Peran dalam Perjalanan 5 Abad Jakarta.

Baik Anda ingin hadir di acara penghargaan kuliner kami, bergabung sebagai peneliti/relawan, atau menjajaki kemitraan strategis, pintu kolaborasi selalu terbuka.

Kirim Pesan kepada Kami

Isi formulir di bawah ini, tim kami akan merespons dalam 1–2 hari kerja.

Silakan pilih salah satu tujuan.
Nama lengkap wajib diisi.
Masukkan alamat email yang valid.
Nomor WhatsApp wajib diisi.
Pesan tidak boleh kosong.